Tampilkan postingan dengan label Tasks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tasks. Tampilkan semua postingan

REKAMAN DIET MAKANAN

on Selasa, 12 Februari 2013
REKAMAN DIET

           
Nama                           : Niky Wulandari
Sex                              : Perempuan
Umur                            : 16 tahun
Berat Badan                 : 40 kg
Tinggi Badan                : 153,5 cm
Berat Badan Ideal         = (TB-100)-10%(TB-100)
                                     = (153,5-100)-10%(153,5-100)                      
Berat Badan Ideal          = 48,15 kg

Untuk menentukan kebutuhan kalori dalam tubuh tiap hari maka harus dihitung melalui penilaian yang mempertimbangkan tinggi badan, bentuk kerangka, proporsi lemak otot dan tulang seperti adanya berat badan patologis karena oedema, splenomegali dll.
Karena standar berat resmi untuk Indonesia berdasarkan penimbangan sejumlah orang yang secara statistic memenuhi syarat belum ada, untuk menentukan penilaian dipergunakan data yang dikumpulkan oleh “Society of Actuaries 1959” sebagaimana dikemukakan oleh D.B. Jelife dalam “The assessment of The Nautritional Status Of The Community” dengan penilaian sebagai berikut :
Penilaian :
Lebih 110 %                : Standar gemuk
90-110%                     : Standar normal
70-90 %                      : Standar kurus moderat
Kurang dari 70 %         : Standar sangat kurus

TAUFIK ISMAIL



Taufiq Ismail lahir di Bukittinggi, 25 Juni 1935. Masa kanak-kanak sebelum sekolah dilalui di Pekalongan. Ia pertama masuk sekolah rakyat di Solo. Selanjutnya, ia berpindah ke Semarang, Salatiga, dan menamatkan sekolah rakyat di Yogya. Ia masuk SMP di Bukittinggi, SMA di Bogor, dan kembali ke Pekalongan. Pada tahun 1956–1957 ia memenangkan beasiswa American Field Service Interntional School guna mengikuti Whitefish Bay High School di Milwaukee, Wisconsin, AS, angkatan pertama dari Indonesia.
Ia melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan, Universitas Indonesia (sekarang IPB), dan tamat pada tahun1963. Pada tahun 1971–1972 dan 1991–1992 ia mengikuti International Writing Program, University of Iowa, Iowa City, Amerika Serikat. Ia juga belajar pada Faculty of Languange and Literature, American University in Cairo, Mesir, pada tahun 1993. Karena pecah Perang Teluk, Taufiq pulang ke Indonesia sebelum selesai studi bahasanya.
Semasa mahasiswa Taufiq Ismail aktif dalam berbagai kegiatan. Tercatat, ia pernah menjadi Ketua Senat Mahasiswa FKHP UI (1960–1961) dan Wakil Ketua Dewan Mahasiswa (1960–1962).
           
Ia pernah mengajar sebagai guru bahasa di SMA Regina Pacis, Bogor (1963-1965), guru Ilmu Pengantar Peternakan di Pesantren Darul Fallah, Ciampea (1962), dan asisten dosen Manajemen Peternakan Fakultas Peternakan, Universitas Indonesia Bogor dan IPB (1961-1964). Karena menandatangani Manifes Kebudayaan, yang dinyatakan terlarang oleh Presiden Soekarno, ia batal dikirim untuk studi lanjutan ke Universitas Kentucky dan Florida. Ia kemudian dipecat sebagai pegawai negeri pada tahun 1964.

My Holiday


           Actually nothing was special in my holiday last month. I just spent most of my holiday at home. I became lazy during holiday. At that time, my daily activities were sleeping, eating, watching television, helping mother, listening to radio, and browsing. I slept at about 9 pm and woke up at about 5 am and I also took a nap in the afternoon for about 1,5 hours. Yeah, my sleeping time became longer. After sleeping I took a bath, and then I helped my mother. After that I had much spare time. I used it to watch television, but if I disliked the programs, I would shut it down. If I saw my sister who was playing beside me, I would join her to play or just to disturb her. Then if she was angry, I would choose to go to my bedroom. In bedroom I only laid on my bed, took my mobile then browsed the internet and chatted with friends.
            I and my family also visited my grandparent in Wonogiri, Central Java. We went there by motorcycle. That was first time I went there by motorcycle, because usually we went there by bus or car. In the way to get there I felt scared a bit, because the way was extreme. I saw many beautiful views, such as: the hills, the fields, the mountains, the rivers, the weir, and so on.
            We were very tired after reaching my grandparent’s house. We stayed there for about 4 days. I really enjoyed my time, there I enjoyed the view. I took some photos and visited my relation. One day I, mother and my sister went to the river to take a bath and to wash clothes. In the river I also played with my sister. Then we went to my grandparent’s field. The field looked like stairs from the far sight, so beautiful. There we picked coconut and ate it together.
            After 4 days we went back to Jogja and I came back to my boring activities.
            Well, that is my story about my holiday. Nothing’s special, but sometimes I miss the moment.